Selasa, 07 Agustus 2012

Tips saat membeli emas logam mulia

Ada beberapa  hal yang wajib Anda perhatikan  pada saat Anda hendak membeli emas logam mulia.

1. Tentukan  terlebih  dahulu  bentuk  emas  yang  ingin  Anda  beli.

Masing-masing  bentuk mempunyai  kelebihan maupun kekurangannya masing-masing.  Sesuaikanlah  dengan  kondisi  keuangan  dan  alasan dibalik pembelian emas tersebut. Apakah Anda membeli emas sebagai alat  investasi   jangka  panjang?   Apakah  investasi   jangka  pendek? Apabila  keuangan  Anda memadai,  Anda mungkin  akan  memutuskan membeli   emas   logam   mulia   dalam   pecahan   besar.   Keuntungan membeli   dalam   jumlah   pecahan   besar   adalah   rendahnya   biaya premium  per gram yang  harus  dibayar  dibandingkan  dengan satuan kecil. Biaya sertifikat, asuransi dan pengiriman  seringkali  dibebankan pada pembeli. Tetapi jika tujuan Anda membeli emas sebagai investasi dasar maka sebaiknya membeli dalam pecahan kecil karena pecahan kecil lebih mudah dijual kembali.

2. Hindari membeli emas logam mulia dengan bentuk unik (fancy bar) seperti emas logam 
mulia beronamen, bentuk pendant (liontin) dan koin koleksi  (koin  emas  yang  berasal  dari  abad  pertengahan,   populer sebagai   sarana   investasi   di   negara   Eropa).   Bentuk   unik   selalu mempunyai premium yang lebih mahal tetapi likuiditasnya rendah. Sehingga harga jualnya jauh lebih rendah dibanding saat membeli.

3.Lakukanlah riset untuk menemukan perusahaan dagang atau distributor emas logam yang menawarkan harga paling kompetitif.

Pastikan mereka menyertakan sertifikat keaslian dari manufaktur yang terakreditasi.   Sebagian   distributor   membebankan   seluruh  premium yang harus dibayarkan pada pembeli. Cek apakah harga per gram yang mereka tawarkan sudah termasuk biaya sertifikat atau tidak. Beberapa distributor menyertakan fasilitas pengiriman berikut jaminan asuransi, beberapa yang lain membebaskan biaya sertifikat untuk pembelian pecahan tertentu. Kalkulasikan keseluruhan biaya sebelum Anda membandingkan. Bandingkan juga perbedaan antara harga penawaran (sell price) dengan harga pembelian (buy price). Carilah distributor yang mematok selisih jual - beli secara "masuk akal".

4. Perusahaan  pemurnian emas di Indonesia yang telah diakui oleh LBMA  (London  Bullion  Market  Association)  adalah  PT.  Antam, Tbk. 

 Jika Anda membeli emas logam mulia, pastikan bahwa penguji (assayer)  produk  Anda  adalah  PT.  Antam,Tbk  dan  LBMA.  Dengan demikian  Anda  telah  menjamin  validitas  dan  likuiditas  emas  logam mulia tersebut, memudahkan pada saat Anda hendak menjual kembali. Berikut ini adalah cara mengecek keaslian sertifikat emas logam mulia PT. Antam,Tbk juga emas logam mulia yang diterbitkan PT.Antam,Tbk


  1. Apabila sertifikat emas logam mulia PT.Antam, Tbk kita terawang dibawah sinar lampu atau matahari akan muncul tanda air berupa dua huruf C yang saling berkait membentuk huruf S. Huruf S adalah simbol dari PT. Swadharna yang mencetak sertifikat tersebut.
  2. Sertifikat Antam akan mempunyai tanda air khusus dibawah sinar ultraviolet ( UV ). Terdapat juga logo PT.Antam,Tbk  dipojok kiri bawah serta lambang LBMA sebagai badan penguji (assay).
  3.  Setelah  mengecek  keaslian  sertifikat  antam, cocokkan  data yang tertera pada lembar sertifikat dengan  data  yang  dicetakkan  pada  emas  logam mulia.    Data  dan  nomor  registrasi  harus  sama antara  yang dicetak pada emas  dan yang tertera pada sertifikat.
  4. Emas logam mulia PT. Antam mempunyai desain cetak yang unik. Desain  ini  berubah  dari  tahun  ke  tahun.  Desain  untuk  tahun  2011 adalah bentuk biskuit vertikal. Pada setiap batang, terdapat logo PT.Antam,Tbk. ,kode registrasi produk, kadar emas serta berat.
4. Jika Anda memutuskan untuk membeli emas logam mulia dalam bentuk fisik,  maka  Anda  perlu  merencanakan  bagaimana  cara  penyimpanannya. Ada beberapa  opsi mulai dari menyewa  safe deposit  box di bank sampai membangun  sendiri  lemari  besi  (vault).  Perhitungkan  juga  biaya  asuransi yang  harus  dibayarkan.  Kedua  biaya  ini  (  penyimpanan  dan  asuransi  )
seringkali tidak murah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar