- Emas mudah dibawa dan dipindahtangankan (portable). Tanah adalah bentuk investasi yang baik, tetapi tidak mudah dicairkan menjadi uang tunai dan tidak dapat dibawa-bawa. Jika terjadi bencana alam atau pergolakan politik, Anda tidak dapat membawa tanah ketika hendak mengungsi.
- Emas dapat dengan mudah dibagi. Jika Anda berhutang pada dua orang, Anda dapat membagi dua sekeping koin emas dan masing-masing akan bernilai sama. Nilai intrinstik masing-masing potongan tetap sama dan tidak berubah. Hal ini tidak akan terjadi pada saat katakanlah Anda memotong uang kertas. Pada saat Anda membagi dua uang kertas, pada saat itulahuang Anda kehilangan nilainya.
- Emas tidak akan rusak, berkarat atau mati. Pada jaman dahulu, orang- orang menyimpan kekayaan dalam bentuk ternak dan hasil pangan. Tetapi ternak dapat mati terkena wabah dan hasil pangan bisa hilang saat terjadi gagal panen. Sementara uang kertas - sebagai sarana penyimpanan kekayaan modern - dapat kehilangan nilainya karena inflasi dan kebijakan pemerintah.
- Nilai emas konsisten diseluruh negara di dunia. Emas yang ditambang di India akan mempunyai nilai yang sama dengan emas yang ditambang di Afrika Utara. Hal ini tidak berlaku pada komoditas lain. Selalu ada preferensi yang berbeda-beda terhadap berbagi komoditas dunia. Mata uang poundsterling dinilai lebih tinggi dibanding mata uang rupiah. Anggur Saxum lebih berharga dibanding Anggur Clos des Papes. Tetapi dimanapun asalemas sama beharganya.
- Emas mempunyai nilai intrinsik yang sama dan diakui oleh negara manapun diseluruh dunia. Suatu komoditas bisa jadi berharga di negara asalnya, tetapi tidak berharga sama sekali di negara lain. Emas dilain pihak, berharga dimanapun ia berada
- Emas tidak dapat diciptakan oleh pemerintah. Uang kertas adalah sesuatu yang diciptakan oleh pemerintah. Pada awal kemunculannya, setiap uang emas yang beredar dijamin oleh cadangan emas yang sama nilainya. Sebelum tahun. 1970 saat 1 ounce emas setara $35 US, Anda dapat menukarkan 70 dollar ke pemerintah dan mendapatkan 2 ounce emas. Tetapi setelah Presiden Nixon mencabut konferensi Bretton Woods, uang kertas berharga karena pemerintah mengatakan itu bernilai untuk digunakan sebagai alat pembayaran yang sah. Uang kertas berharga bukan karena ada sejumlah emas yang menjaminnya. Pada saat pergolakan politik, tekanan inflasi dan perubahan kebijakan pemerintah, uang kertas akan kehilangan nilainya.
bentuk investasi lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar